Lactic Acid Adalah?
Lactic Acid adalah salah satu bahan aktif dalam dunia perawatan kulit yang termasuk ke dalam kelompok Alpha Hydroxy Acid (AHA). Kandungan ini banyak digunakan dalam produk skincare karena memiliki kemampuan membantu mengangkat sel kulit mati, memperbaiki tekstur kulit, dan mendukung kelembapan kulit.
Dalam industri kosmetik, Lactic Acid dikenal sebagai bahan eksfoliasi kimia yang relatif lebih lembut dibandingkan beberapa jenis AHA lainnya, seperti Glycolic Acid. Hal ini berkaitan dengan ukuran molekulnya yang lebih besar sehingga penetrasinya ke dalam kulit cenderung lebih lambat.
Selain berfungsi sebagai eksfoliator, Lactic Acid juga memiliki sifat humektan, yaitu membantu menarik dan mempertahankan air pada lapisan kulit. Oleh karena itu, bahan ini sering ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit, seperti serum wajah, toner eksfoliasi, moisturizer, body lotion, dan produk perawatan kulit kering.
Lactic Acid juga merupakan bagian dari Natural Moisturizing Factor (NMF), yaitu kumpulan komponen alami yang membantu menjaga hidrasi pada lapisan terluar kulit.
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology pada tahun 2024, Lactic Acid memiliki potensi dalam membantu proses eksfoliasi, hidrasi, dan pembaruan lapisan kulit.
Referensi:
- https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11055559/
- https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Lactic-Acid
Apa Itu Lactic Acid dalam Skincare?
Lactic Acid merupakan senyawa organik yang secara kimia dikenal sebagai 2-hydroxypropanoic acid atau asam laktat.
Dalam dunia kosmetik, bahan ini dimanfaatkan karena memiliki dua karakteristik utama, yaitu sifat asam yang membantu proses eksfoliasi dan sifat humektan yang mendukung kelembapan kulit.
Lactic Acid termasuk kelompok AHA yang larut dalam air. Artinya, kandungan ini bekerja terutama pada permukaan kulit untuk membantu proses pelepasan sel-sel kulit mati.
Berikut beberapa karakteristik Lactic Acid:
- Nama INCI: Lactic Acid.
- Nama kimia: 2-Hydroxypropanoic Acid.
- Rumus molekul: C3H6O3.
- Berat molekul: 90,08 g/mol.
- Kelompok bahan: Alpha Hydroxy Acid (AHA).
- Sifat: Asam organik yang memiliki karakteristik humektan.
- Kegunaan kosmetik: Eksfoliasi, pengaturan pH, dan mendukung hidrasi kulit.
Sumber referensi:
https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/612
Bagaimana Cara Kerja Lactic Acid pada Kulit?
Lactic Acid bekerja melalui beberapa mekanisme yang saling mendukung. Mekanisme utamanya berkaitan dengan proses eksfoliasi dan hidrasi kulit.
1. Membantu Mengangkat Sel Kulit Mati
Kulit secara alami mengalami proses regenerasi. Sel kulit baru terbentuk di lapisan epidermis dan secara bertahap bergerak menuju permukaan kulit.
Sel kulit yang sudah mati seharusnya terlepas secara alami. Namun, penumpukan sel kulit mati dapat membuat permukaan kulit terlihat kusam dan terasa kasar.
Lactic Acid membantu proses pelepasan sel kulit mati dengan memengaruhi ikatan antarsel pada lapisan terluar kulit.
Hasilnya, permukaan kulit dapat terasa lebih halus dan tampak lebih segar.
2. Mendukung Hidrasi Kulit
Salah satu keunggulan Lactic Acid adalah sifat humektannya.
Humektan merupakan bahan yang membantu menarik air dan mendukung kelembapan kulit.
Lactic Acid dan bentuk garamnya, yaitu lactate, berkaitan dengan Natural Moisturizing Factor (NMF) yang terdapat secara alami pada kulit.
Karena karakteristik tersebut, Lactic Acid tidak hanya dikenal sebagai bahan eksfoliasi, tetapi juga memiliki peran dalam produk perawatan kulit kering.
3. Membantu Memperbaiki Tekstur Kulit
Penumpukan sel kulit mati dapat menyebabkan tekstur kulit terasa tidak rata.
Dengan membantu proses eksfoliasi, Lactic Acid dapat membuat permukaan kulit terasa lebih halus dan membantu memperbaiki tampilan tekstur kulit secara bertahap.
4. Mendukung Tampilan Kulit Lebih Cerah
Kulit kusam dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penumpukan sel kulit mati, paparan sinar matahari, dan perubahan pigmentasi.
Lactic Acid membantu mengangkat sel kulit mati pada permukaan kulit sehingga kulit dapat terlihat lebih segar dan bercahaya.
Namun, Lactic Acid bukan bahan pemutih instan dan tidak menjamin hilangnya hiperpigmentasi.
Referensi:
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11055559/
10 Manfaat Lactic Acid untuk Kulit
Lactic Acid memiliki sejumlah manfaat yang membuatnya populer dalam formulasi produk skincare.
Berikut penjelasannya.
1. Membantu Mengangkat Sel Kulit Mati
Manfaat utama Lactic Acid adalah membantu proses eksfoliasi kimia.
Kandungan ini membantu melonggarkan ikatan sel kulit mati pada lapisan terluar kulit sehingga proses pengelupasan alami dapat berlangsung lebih optimal.
2. Membantu Menghaluskan Tekstur Kulit
Kulit yang terasa kasar dapat dipengaruhi oleh penumpukan sel kulit mati.
Dengan membantu proses eksfoliasi, Lactic Acid dapat membuat permukaan kulit terasa lebih lembut dan halus.
3. Membantu Mengurangi Tampilan Kulit Kusam
Penumpukan sel kulit mati dapat membuat kulit terlihat kurang bercahaya.
Lactic Acid membantu mengangkat lapisan sel kulit mati sehingga tampilan kulit dapat terlihat lebih segar.
4. Mendukung Kelembapan Kulit
Berbeda dari beberapa bahan eksfoliasi yang hanya dikenal karena fungsi pengelupasannya, Lactic Acid juga memiliki sifat humektan.
Karakteristik ini membuatnya menarik untuk digunakan dalam formulasi skincare yang menggabungkan fungsi eksfoliasi dan hidrasi.
5. Membantu Memperbaiki Tampilan Garis Halus
Eksfoliasi AHA dapat membantu memperbaiki tampilan permukaan kulit.
Penggunaan formulasi yang tepat juga dikaitkan dengan perbaikan tanda-tanda penuaan akibat paparan lingkungan.
Namun, hasilnya bergantung pada formulasi, kondisi kulit, dan konsistensi penggunaan.
6. Membantu Merawat Kulit Kering dan Bersisik
Lactic Acid dan turunannya seperti Ammonium Lactate telah digunakan dalam produk perawatan kulit kering.
Bahan tersebut dapat membantu hidrasi sekaligus mendukung proses pelepasan sel kulit mati yang menumpuk.
7. Membantu Memperbaiki Tampilan Warna Kulit Tidak Merata
Eksfoliasi dapat membantu mengurangi tampilan kusam yang berkaitan dengan penumpukan sel kulit mati.
Namun, perubahan pigmentasi memiliki banyak penyebab sehingga tidak semua noda hitam dapat diatasi hanya dengan Lactic Acid.
8. Membantu Merawat Kulit Tubuh yang Kasar
Lactic Acid tidak hanya digunakan untuk wajah.
Bahan ini juga ditemukan dalam produk perawatan tubuh, khususnya lotion yang diformulasikan untuk membantu mengatasi kulit kering dan terasa kasar.
9. Mendukung Proses Pembaruan Permukaan Kulit
Dengan membantu proses pelepasan sel kulit mati, Lactic Acid mendukung proses pembaruan alami pada lapisan epidermis.
10. Dapat Menjadi Alternatif AHA untuk Formulasi Eksfoliasi
Lactic Acid sering dipertimbangkan sebagai pilihan AHA untuk formulasi yang mengutamakan eksfoliasi permukaan kulit.
Ukuran molekulnya lebih besar dibandingkan Glycolic Acid sehingga karakteristik penetrasinya berbeda.
Referensi ilmiah:
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11055559/
Lactic Acid Cocok untuk Jenis Kulit Apa?
Tidak semua jenis kulit memiliki kebutuhan yang sama. Oleh karena itu, pemilihan skincare dengan Lactic Acid perlu mempertimbangkan kondisi kulit.
1. Kulit Kering
Lactic Acid dapat menjadi salah satu bahan yang menarik untuk kulit kering karena memiliki sifat humektan sekaligus eksfoliasi.
Untuk jenis kulit ini, formulasi yang mengombinasikannya dengan bahan pelembap dapat menjadi pilihan.
2. Kulit Kusam
Lactic Acid dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk sehingga kulit terlihat lebih segar.
3. Kulit dengan Tekstur Tidak Merata
Sifat eksfoliasinya dapat membantu memperbaiki tampilan tekstur permukaan kulit.
4. Kulit Normal
Kulit normal umumnya dapat mempertimbangkan produk dengan Lactic Acid sesuai kebutuhan dan toleransi kulit.
5. Kulit Sensitif
Kulit sensitif perlu lebih berhati-hati.
Meskipun Lactic Acid sering dianggap lebih lembut daripada Glycolic Acid, bahan ini tetap merupakan asam eksfoliasi yang berpotensi menyebabkan iritasi.
Sebaiknya konsultasikan pemilihan produk dengan dokter kulit apabila memiliki kulit yang sangat sensitif atau sedang mengalami gangguan skin barrier.
Perbedaan Lactic Acid dan Glycolic Acid
Lactic Acid dan Glycolic Acid merupakan dua bahan aktif yang sama-sama termasuk kelompok Alpha Hydroxy Acid (AHA).
Meskipun memiliki fungsi yang serupa, keduanya mempunyai karakteristik molekul yang berbeda.
| Perbandingan | Lactic Acid | Glycolic Acid |
|---|---|---|
| Kelompok | AHA | AHA |
| Berat molekul | 90,08 g/mol | 76,05 g/mol |
| Ukuran molekul | Lebih besar | Lebih kecil |
| Fungsi utama | Eksfoliasi dan hidrasi | Eksfoliasi |
| Penetrasi | Cenderung lebih lambat | Cenderung lebih cepat |
| Karakteristik | Sering dipilih untuk formulasi eksfoliasi yang lebih lembut | Dikenal memiliki kemampuan eksfoliasi yang kuat |
Mana yang lebih baik?
Tidak ada satu bahan yang selalu lebih baik untuk semua orang.
Lactic Acid dapat dipertimbangkan ketika formulasi mengutamakan kombinasi eksfoliasi dan hidrasi. Sementara itu, Glycolic Acid sering digunakan dalam formulasi yang menargetkan eksfoliasi permukaan kulit.
Pemilihan bahan tetap perlu memperhatikan konsentrasi, pH akhir, jenis produk, dan toleransi kulit.
Sumber:
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11055559/
Perbedaan Lactic Acid dan Salicylic Acid
Selain Glycolic Acid, Lactic Acid juga sering dibandingkan dengan Salicylic Acid.
Keduanya memiliki fungsi eksfoliasi, tetapi berasal dari kelompok asam yang berbeda.
| Perbandingan | Lactic Acid | Salicylic Acid |
|---|---|---|
| Kelompok | AHA | BHA |
| Kelarutan | Larut dalam air | Lebih mudah larut dalam minyak |
| Fokus | Eksfoliasi permukaan dan hidrasi | Eksfoliasi dan perawatan pori |
| Penggunaan | Kulit kusam dan tekstur kasar | Kulit berminyak dan rentan berjerawat |
| Karakteristik | Humektan | Keratolitik |
Pemilihan keduanya harus disesuaikan dengan kondisi kulit dan tujuan perawatan.
Lactic Acid Bisa Digabung dengan Kandungan Skincare Apa?
Dalam pengembangan produk skincare, kombinasi bahan aktif harus mempertimbangkan stabilitas formula, pH, kompatibilitas bahan, dan toleransi kulit.
Berikut beberapa kombinasi yang dapat dipertimbangkan dalam formulasi yang dirancang dengan tepat.
1. Lactic Acid + Hyaluronic Acid
Hyaluronic Acid dikenal sebagai humektan yang membantu menjaga kelembapan kulit.
Kombinasi ini dapat digunakan dalam formulasi yang mengutamakan eksfoliasi sekaligus hidrasi.
Hyaluronic Acid: Manfaat, Fungsi, Cara Penggunaan, dan Efek Samping untuk Kulit Wajah
2. Lactic Acid + Glycerin
Glycerin merupakan bahan humektan yang banyak digunakan dalam produk pelembap.
Kombinasi keduanya dapat membantu menghasilkan formulasi yang mendukung kelembapan kulit.
3. Lactic Acid + Panthenol
Panthenol dikenal sebagai bahan perawatan kulit yang membantu menjaga kelembapan dan mendukung kondisi skin barrier.
Kombinasi ini dapat dipertimbangkan dalam pengembangan formula eksfoliasi yang juga mengutamakan kenyamanan kulit.
Allantoin Adalah: Pengertian, Manfaat, Fungsi, dan Cara Kerjanya untuk Kulit
4. Lactic Acid + Ceramide
Ceramide merupakan komponen lipid yang berperan dalam menjaga fungsi pelindung kulit.
Kombinasi Lactic Acid dan Ceramide dapat dipertimbangkan dalam formulasi yang menggabungkan eksfoliasi dengan perawatan skin barrier.
Ceramide Adalah? Kenali Manfaat, Fungsi, Jenis, dan Cara Menggunakannya untuk Kulit Wajah
Catatan: Kombinasi bahan tidak otomatis membuat produk lebih efektif atau aman. Formulasi akhir tetap membutuhkan pengujian kompatibilitas, stabilitas, dan keamanan.
Cara Menggunakan Lactic Acid dalam Skincare
Penggunaan produk dengan Lactic Acid harus mengikuti petunjuk pada kemasan karena setiap produk memiliki formulasi dan karakteristik berbeda.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Pilih produk kosmetik yang memiliki informasi komposisi dan petunjuk penggunaan yang jelas.
- Lakukan uji coba pada area kecil kulit terlebih dahulu.
- Hindari penggunaan pada kulit yang sedang mengalami iritasi atau luka.
- Jangan menggabungkan beberapa produk eksfoliasi sekaligus tanpa memahami kompatibilitasnya.
- Gunakan pelembap untuk membantu menjaga hidrasi kulit.
- Gunakan sunscreen pada pagi dan siang hari.
FDA mengingatkan bahwa produk yang mengandung AHA, termasuk Lactic Acid, dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari.
FDA juga merekomendasikan penggunaan perlindungan matahari selama pemakaian dan hingga satu minggu setelah penggunaan produk AHA dihentikan.
Sumber:
https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-ingredients/alpha-hydroxy-acids
Efek Samping Lactic Acid yang Perlu Diketahui
Walaupun banyak digunakan dalam produk kosmetik, Lactic Acid tetap berpotensi menyebabkan reaksi yang tidak diinginkan.
Beberapa efek samping yang mungkin muncul meliputi:
1. Kulit Kemerahan
Kulit dapat mengalami kemerahan akibat reaksi terhadap bahan eksfoliasi.
2. Rasa Perih atau Menyengat
Sensasi perih dapat terjadi terutama pada kulit yang sensitif atau ketika produk tidak sesuai dengan kondisi kulit.
3. Kulit Kering
Penggunaan produk eksfoliasi yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan kelembapan kulit.
4. Iritasi
Penggunaan produk dengan formulasi yang tidak sesuai dapat menyebabkan iritasi.
5. Peningkatan Sensitivitas terhadap Sinar Matahari
AHA dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar UV sehingga perlindungan matahari menjadi bagian penting dari perawatan kulit.
Jika muncul iritasi yang menetap, hentikan penggunaan produk dan konsultasikan dengan dokter kulit.
Referensi:
https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-ingredients/alpha-hydroxy-acids
Apakah Lactic Acid Aman Digunakan Setiap Hari?
Keamanan penggunaan Lactic Acid setiap hari bergantung pada formulasi produk, konsentrasi, pH, kondisi kulit, dan petunjuk penggunaan.
Tidak semua produk Lactic Acid dirancang untuk digunakan setiap hari.
Menurut evaluasi Cosmetic Ingredient Review (CIR) yang dirangkum dalam PubChem, Glycolic Acid dan Lactic Acid dinilai aman untuk penggunaan kosmetik konsumen pada konsentrasi hingga 10% dengan pH formulasi akhir minimal 3,5, dengan persyaratan terkait pengendalian sensitivitas terhadap matahari atau petunjuk penggunaan perlindungan matahari.
Angka tersebut merupakan hasil evaluasi keamanan dalam kondisi tertentu, bukan rekomendasi agar konsumen meracik atau menggunakan produk pada konsentrasi maksimal.
Produk dengan konsentrasi lebih tinggi untuk prosedur profesional memerlukan pengawasan dan penanganan tenaga terlatih.
Referensi:
https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/612
Apakah Lactic Acid Bisa Digunakan untuk Wajah dan Tubuh?
Ya. Lactic Acid digunakan dalam berbagai jenis produk perawatan wajah maupun tubuh.
Produk Wajah
Beberapa bentuk produk wajah yang dapat mengandung Lactic Acid:
- Facial serum.
- Exfoliating toner.
- Facial moisturizer.
- Peeling skincare yang diformulasikan sesuai ketentuan.
Produk Tubuh
Lactic Acid juga dapat ditemukan dalam:
- Body lotion.
- Body moisturizer.
- Produk perawatan kulit kasar.
- Produk perawatan kulit kering.
Penggunaan pada wajah dan tubuh tetap perlu mengikuti petunjuk produk karena karakteristik kulit dan formulasi yang dibutuhkan dapat berbeda.
Lactic Acid dalam Industri Kosmetik
Selain manfaatnya bagi kulit, Lactic Acid memiliki peran penting dalam industri kosmetik dan pengembangan produk skincare.
Bahan ini dapat digunakan untuk beberapa tujuan formulasi, antara lain:
1. Sebagai Bahan Aktif Eksfoliasi
Lactic Acid dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam produk yang ditujukan untuk membantu mengangkat sel kulit mati.
2. Sebagai Humektan
Karakteristik Lactic Acid dan lactate membuatnya relevan dalam pengembangan produk yang mengutamakan hidrasi kulit.
3. Sebagai Pengatur pH
Lactic Acid juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH dalam formulasi kosmetik.
Penggunaannya harus memperhatikan pH akhir produk dan kompatibilitas dengan bahan lainnya.
4. Sebagai Bahan dalam Pengembangan Produk Inovatif
Lactic Acid dapat dikombinasikan dengan bahan lain untuk menghasilkan berbagai jenis produk skincare, misalnya:
- Hydrating exfoliating serum.
- Gentle exfoliating toner.
- Moisturizing body lotion.
- Exfoliating body care.
- Facial treatment products.
Pengembangan formula harus melalui proses penelitian, pengujian stabilitas, evaluasi keamanan, dan penyesuaian terhadap regulasi kosmetik yang berlaku.
Bagaimana Standar Keamanan Lactic Acid dalam Produk Kosmetik?
Keamanan suatu produk kosmetik tidak hanya ditentukan oleh satu bahan aktif.
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pengembangan produk berbahan Lactic Acid.
1. Konsentrasi bahan aktif
Konsentrasi harus disesuaikan dengan tujuan produk dan ketentuan keamanan yang berlaku.
2. pH formulasi
pH berpengaruh terhadap karakteristik asam dan performa Lactic Acid dalam produk.
3. Stabilitas formula
Produk harus melalui pengujian untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga selama masa penyimpanan yang ditetapkan.
4. Uji keamanan
Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi keamanan produk sesuai karakteristik dan tujuan penggunaannya.
5. Kepatuhan regulasi
Produk kosmetik yang akan dipasarkan harus memenuhi persyaratan regulasi di negara tujuan pemasaran.
Untuk Indonesia, pelaku industri kosmetik perlu memperhatikan ketentuan BPOM mengenai notifikasi kosmetik dan penerapan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB).
Referensi:
- https://www.pom.go.id/siaran-pers/perbpom-8-tahun-2026-permudah-perizinan-kosmetik-bagi-pelaku-usaha-dan-jamin-kosmetik-aman-bagi-masyarakat
- https://waskos.pom.go.id/layanan
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Lactic Acid
1. Lactic Acid adalah kandungan untuk apa?
Lactic Acid merupakan bahan aktif skincare golongan AHA yang membantu mengangkat sel kulit mati, memperbaiki tekstur kulit, dan mendukung kelembapan.
2. Apakah Lactic Acid bisa mencerahkan wajah?
Lactic Acid dapat membantu mengurangi tampilan kusam dengan mengangkat sel kulit mati. Namun, bahan ini bukan pemutih instan dan tidak menjamin hilangnya semua jenis noda hitam.
3. Apakah Lactic Acid cocok untuk kulit sensitif?
Lactic Acid dapat menjadi pilihan dalam formulasi tertentu, tetapi kulit sensitif tetap berisiko mengalami iritasi. Pemilihan produk harus disesuaikan dengan kondisi kulit.
4. Apa perbedaan Lactic Acid dan Glycolic Acid?
Keduanya merupakan AHA. Lactic Acid memiliki ukuran molekul lebih besar dibandingkan Glycolic Acid sehingga penetrasinya cenderung lebih lambat.
5. Apakah Lactic Acid bisa digunakan bersama Hyaluronic Acid?
Keduanya dapat dikombinasikan dalam formulasi yang tepat. Hyaluronic Acid berfungsi sebagai humektan untuk mendukung kelembapan kulit.
6. Apakah Lactic Acid bisa menghilangkan jerawat?
Lactic Acid bukan bahan utama yang secara khusus ditujukan untuk mengatasi jerawat. Fungsinya lebih berfokus pada eksfoliasi permukaan kulit.
7. Apakah Lactic Acid bisa digunakan pada kulit tubuh?
Ya. Lactic Acid dapat ditemukan dalam produk body lotion dan pelembap tubuh untuk membantu merawat kulit kering dan kasar.
8. Apakah Lactic Acid menyebabkan kulit mengelupas?
Lactic Acid membantu proses pelepasan sel kulit mati. Namun, pengelupasan yang terlihat secara berlebihan bukan tanda bahwa produk bekerja lebih baik dan dapat menunjukkan iritasi.
9. Apakah Lactic Acid termasuk AHA?
Ya. Lactic Acid merupakan salah satu jenis Alpha Hydroxy Acid (AHA).
10. Apakah Lactic Acid aman untuk skincare?
Lactic Acid telah dievaluasi untuk penggunaan kosmetik dengan ketentuan konsentrasi, pH, formulasi, dan perlindungan terhadap paparan sinar matahari. Keamanan produk akhirnya tetap harus dievaluasi secara menyeluruh.
Kesimpulan
Lactic Acid adalah salah satu bahan aktif skincare golongan Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang memiliki berbagai manfaat untuk perawatan kulit.
Kandungan ini dikenal karena kemampuannya membantu mengangkat sel kulit mati, memperbaiki tekstur kulit, mengurangi tampilan kusam, dan mendukung kelembapan.
Berbeda dari Glycolic Acid, Lactic Acid memiliki ukuran molekul lebih besar sehingga karakteristik penetrasinya cenderung lebih lambat.
Selain digunakan dalam produk perawatan wajah, Lactic Acid juga banyak dimanfaatkan dalam formulasi body lotion dan produk perawatan kulit kering.
Meskipun memiliki berbagai manfaat, pemilihan produk tetap harus memperhatikan konsentrasi, pH, stabilitas formula, keamanan, dan kesesuaian dengan jenis kulit.
Dengan formulasi yang tepat dan proses pengembangan yang terstandar, Lactic Acid dapat menjadi salah satu bahan aktif potensial dalam pengembangan produk kosmetik modern.
Referensi Ilmiah dan Sumber Informasi
- PubChem – Lactic Acid: https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/612
- Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology (2024) – Lactic Acid Chemical Peeling in Skin Disorders: https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11055559/
- FDA – Alpha Hydroxy Acids: https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-ingredients/alpha-hydroxy-acids
- FDA – Guidance for Industry: Labeling for Cosmetics Containing Alpha Hydroxy Acids: https://www.fda.gov/regulatory-information/search-fda-guidance-documents/guidance-industry-labeling-cosmetics-containing-alpha-hydroxy-acids
- BPOM – Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik: https://waskos.pom.go.id/layanan
- BPOM – Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2026: https://peraturan.bpk.go.id/Details/357841/peraturan-bpom-no-8-tahun-2026-sertifikasi-cara-pembuatan-kosmetik-yang-baik
Artikel terakhir diperbarui: 7 November 2026.
Ingin Membangun Brand Parfum dan skincare Sendiri? Mulai Bersama Kami!
Memiliki brand parfum dan skincare sendiri kini menjadi peluang bisnis yang menarik. Namun, tidak semua orang memiliki fasilitas produksi, tenaga ahli, dan teknologi untuk mengembangkan produk parfum secara mandiri.
Kami menyediakan layanan maklon kosmetik dan parfum bagi Anda yang ingin membangun brand sendiri tanpa harus memiliki pabrik pribadi.
Mengapa Memilih Layanan Maklon Kami?
- MOQ mulai 500 pcs: Membantu calon pemilik brand memulai pengembangan produk dengan jumlah produksi awal yang terjangkau.
- Formula berbasis riset: Pengembangan produk memperhatikan penelitian, kualitas bahan, dan kebutuhan konsumen.
- Teknologi terkini: Mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi industri kosmetik.
- Mengikuti tren pasar global: Pengembangan produk mempertimbangkan tren dan kebutuhan pasar internasional.
- Pendampingan pengembangan produk: Membantu proses pengembangan konsep hingga produk siap dipasarkan.
- Dukungan legalitas dan sertifikasi: Pendampingan pemenuhan persyaratan BPOM, CPKB, sertifikasi halal, dan dokumen lain yang relevan sesuai ruang lingkup serta ketentuan yang berlaku.
Produk yang Dapat Dikembangkan
- Parfum pria dan wanita.
- Eau de Parfum (EDP).
- Body mist.
- Skincare wajah.
- Body care.
- make-up
- haircare
- Produk kosmetik lainnya.
Wujudkan ide bisnis Anda menjadi brand yang memiliki identitas dan daya saing di pasar.
Hubungi tim kami untuk konsultasi mengenai konsep produk, formulasi, MOQ, dan proses produksi.
Mulai bangun brand Anda bersama layanan maklon kami!